Daur Hidup Kupu-Kupu

Daur Hidup Kupu-Kupu

Daur Hidup Kupu-Kupu – Kupu-kupu merupakan salah satu hewan yang paling di sukai. Bentuk dan warnanya yang cantik membuat setiap orang Bahagia melihatnya.

Namun sebelum memiliki bentuk dan warna tubuh yang indah, kupu-kupu mengalami berbagai proses perubahan bentuk loh, atau yang dikenal dengan istilah daur hidup.

Nah, apa saja sih yang dilakukan kupu-kupu pada masa proses daur hidup tersebut ? yuk mari kita simak ulasan daur hidup kupu-kupu berikut ini.

Daur Hidup Kupu-Kupu

Daur Hidup Kupu-Kupu

Istilah daur hidup memiliki arti suatu proses perubahan atau perkembangan makhluk hidup dari lahir hingga dewasa.

Sehingga, daur hidup kupu-kupu sendiri dapat artikan sebagai proses perubahan bentuk kupu-kupu dari lahir hingga menjadi kupu-kupu dewasa.

Perubahan bentuk yang dialami kupu-kupu selama proses daur hidup adalah perubahan penampilan fisik maupun struktur kelahiran.

Tahapan Daur Hidup Kupu-Kupu

Dalam proses daur hidup kupu-kupu ada empat tahapan yang dilalui, mulai dari bentuk telur, ulat/larva, kemudian larva menjadi kepompong, dan yang terakhir kepompong menjadi kupu-kupu.

Karena memiliki empat tahapan daur hirdup, maka dari itu kupu-kupu termasuk ke dalam golongan hewan dengan metafomorfosis sempurna.

Selain itu, ada hal unik lainnya yang terjadi di dalam proses metamorfosis kupu-kupu, yaitu proses kupu-kupu menjadi kepompong, karena tidak semua hewan mengalami tahapan ini.

Nah, berikut ini adalah tahapan proses pertumbuhan kupu-kupu sebelum akhirnya menjadi serangga dengan sayap yang cantik.

  1. Telur

Telur Kupu-Kupu

Tahap pertama dalam daur hidup kupu-kupu dimulai dari bentuk telur, dimana kupu-kupu betina dewasa biasanya akan meletakan telurnya dibagian bawah daun agar terhindar dari pemangsa.

Penyebab telur bisa menempel pada daun karena adanya zat seperti lem yang berasal dari induk kupu-kupu saat meletakan telurnya.

Selain agar terhindar dari pemangsa, tujuan induk kupu-kupu meletakan telurnya di bawah daun juga agar dekat dengan sumber makanan dan induk kupu-kupu mudah untuk mengawasi telurnya.

Telur kupu-kupu dapat bertahan di suhu udara yang panas maupun dingin karena kulit luarnya yang lumayan keras.

Setelah melewati waktu beberapa hari kemudian telur kupu-kupu akan menetas. Waktu yang diperlukan untuk menetas juga tidak tentu, bisa beberapa minggu bahkan bulan.

  1. Ulat

Ulat Kupu-Kupu

Setelah telur kupu-kupu menetas maka dimulai lah proses metamorfosis kupu-kupu tahap kedua dimana telur menjadi ulat atau larva.

Warna dan besarnya tubuh ulat kupu-kupu berbeda-beda tergantung dari jenis induknya, salah satu jenis kupu-kupu yang memiliki ukuran lebih besar dari lainnya adalah kupu-kupu gajah.

Pada masa ini, ulat akan mencari makanan untuk memenuhi kebutuhan energi yang diperlukan pada tahap daur hidup selanjutnya.

Salah satu makanan utama ulat adalah dedaunan yang mengandung banyak nutrisi dan ulat bisa dengan cepat menghabiskannya.

Bahkan karena banyak makan, tubuh ulat dapat tumbuh hingga 100 kali lipat dalam waktu beberapa minggu loh.

Setelah kebutuhan energi sudah terpenuhi, ulat bersiap berubah menjadi kepompong.

  1. Kepompong

Kepompong

Saat bersiap menjadi kepompong ulat akan mencari tempat-tempat tersembunyi yang aman seperti dibawah daun atau batang kecil, karena pada masa ini ulat tidak dapat berpindah tempat sehingga rawan akan pemangsa.

Kemudian ulat akan membentuk sebuah tempurung menggunakan benang alami dari dalam tubuhnya.

Pada saat di dalam kepompong ulat akan mengeluarkan suatu enzim yang membuat berat ulat turun hingga tiga kali lipat dan berubah menjadi bentuk baru.

Sel-sel tubuh ulat akan berproses menjadi sayap, kaki, dan organ tubuh lainnya.

  1. Kupu-Kupu

Metamorfosis Kupu-Kupu

Pada tahap akhir tahapan daur hidup kupu-kupu, ulat di dalam kepompong telah selesai berubah menjadi kupu-kupu dan bersiap keluar.

Saat akan keluar, kupu-kupu mengeluarkan hormon yang dapat melunakkan kepompong sehingga kupu-kupu dapat keluar dengan mudah.

Kupu-kupu yang sudah berhasil keluar akan merenggangkan sayap yang semula terlipat di dalam kepompong, dan bersiap untuk terbang.

Kupu-kupu muda akan tumbuh menjadi dewasa, dan kemudian kupu-kupu dewasa akan berkembang biak menghasilkan telur dan bermula lagi proses metamorfosis kupu-kupu dari awal.

Nah, itulah ulasan mengenai tahapan daur hidup kupu-kupu semoga dapat menambah wawasan teman-teman semua, terimakasih.

Jangan lupa simak juga ulasan artikel pengetahuan lainnya di Olympics30.