Properti Tari Kancet Papatai

Properti Tari Kancet Papatai – Suku Dayak adalah salah satu suku yang terkenal di Indonesia tepatnya di pulau Kalimantan. Suku ini memiliki tarian tradisional yang unik yakni tarian Kancet Papatai.

Tarian ini merupakan tarian yang menceritakan tentang seorang pahlawan Dayak Kenyah yang berperang mengalahkan musuh-musuhnya.

Gerakan dari tarian ini penuh semangat, lincah, sangat gesit dan disertai pekikan oleh penari. Dalam tari Kancet Papatai membutuhkan beberapa properti sebagai pendukung gerakan tarian tersebut.

Penasaran? Yuk, simak informasi selengkapnya berikut ini

Fungsi Properti Tari Kancet Papatai

fungsi properti tari kancet papatai
Sumber: kumparan.com

Pemakaian properti pada tari Kancet Papatai tentunya memiliki beberapa fungsi tersebut. Lantas apa fungsi properti tersebut? Yuk, simak ulasan secara lengkap dibawah ini:

  • Sebagai pengungkapan rasa emosional manusia seperti suka, duka, sayang bahkan kecewa.
  • Sebagai pendukung gerakan tarian Kancet Papatai
  • Agar penampilan penari lebih menarik dan lebih menjiwai dalam menarikan gerakan tari

Macam Macam Properti Tari Kancet Papatai

properti tari kancet papatai
Sumber: kumparan.com

Tari yang berasal dari suku Dayak ini menggambarkan bagaimana semangat juang para pria Dayak Kenyah yang sedang berperang melawan musuh-musuhnya .

Adapun beberapa propertinya secara lengkap, diantaranya sebagai berikut:

#1. Baju Perang Suku Dayak

Sumber: seringjalan.com

Properti tari  yang pertama yaitu kostum atau baju perang suku Dayak. Baju ini terbuat dari kulit kayu ataupun beberapa dari kulit binatang.

Baju Perang Dayak dilengkapi dengan hiasan berbahan dasar logam. Salah satu keunikan dari baju ini adalah terdapat rajah atau berupa tulisan.

Mereka mempercayai bahwa tulisan tersebut memiliki arti dapat mendukung keselamatan pengguna baju Perang Dayak.

#2. Kelambit

Sumber: keluyuran.com

Kelambit merupakan salah satu properti tari yang berasal dari suku Dayak Kenyah. Bentuk dari kelambit sendiri berupa perisai yang berbahan dasar kayu.

Ada pula hiasan berbahan dasar logam dan warnanya kuning keemasan.

Fungsi dari Kelambit yakni sebagai aksesoris pendukung tarian, fungsi lainnya yakni sebagai filosofi dari tameng yang bertujuan sebagai alat perlindungan diri dari musuh-musuhnya.

#3. Mandau

Sumber: boombastis.com

Properti yang terakhir yakni Mandau. Mandau merupakan senjata tradisional khas Kalimantan.

Sedangkan pada suku Dayak, Mandau dijadikan pusaka secara turun temurun. Konon katanya Mandau memiliki kekuatan didalamnya.

Dalam tari Kancet Papatai, Mandau biasanya diselipkan pada ikat pinggang penari.

Properti Alat Musik Tari Kancet Papatai

alat musik tari kancet papatai
Sumber: suara.com

Setelah Anda mengetahui beberapa macam properti tarian asal suku Dayak Kenyah, tentunya kurang jika tidak menjelaskan alat musik tari tersebut.

Tarian ini diiringi dengan alat musik tradisional berupa Sampe. Sampe merupakan alat musik yang sering digunakan di beberapa acara adat suku Dayak.

Nama Sampe diambil dari bahasa Dayak yang memiliki arti “memetik dengan jari”. Tiap-tiap suku Dayak memiliki penyebutan yang berbeda-beda seperti sampe, sape, sampe’ bahkan hingga kecapai.

Bentuk dari sampai hampir sama seperti gitar, namun ada yang membedakan di bagian gagangnya yang lebih pendek.

Jumlah senar pada Sampe berjumlah 3 sampai 4 buah dan terbuat dari serat pohon enau. Namun seiring berjalannya waktu senarnya di ubah menggunakan kawat kecil.

Satu hal yang unik dari Sampe yakni terdapat ukiran burung enggang yang menjadi ciri suku Dayak. Cara memainkan Sampe cukup mudah hanya tinggal dipetik seperti gitar.

Menurut kepercayaan suku Dayak, fungsi dari Sampe untuk mengungkapkan rasa sayang, kerinduan, kegembiraan dan rasa duka cita.


Nah, itulah tadi beberapa macam properti tari Kancet Papatai paling lengkap beserta alat musik pengiringnya.

Tarian khas suku Dayak ini memiliki keunikan tersendiri mulai dari kostum hingga alat musik pengiringnya yang berupa Sampe.

Terimakasih, semoga dapat menambah wawasan Anda tentang dunia kesenian. Jangan lupa share artikel ini ke seluruh masyarakat Indonesia.