Properti Tari Lilin

Properti Tari Lilin – Minangkabau merupakan sebuah ras atau suku yang berada di Sumatera Barat. Suku ini memiliki banyak sekali ragam budayanya pada bidang seni, terutama seni tari.

Nah, kali ini kita akan menyelami tentang seni tari khas Minang yakni Tari lilin. Tari lilin merupakan tarian yang dibawakan dengan cara berpasangan.

Salah satu hal yang unik dari tarian ini yaitu penggunaan lilin sebagai properti utama. Lilin tersebut akan dibawa penari untuk melakukan gerakan-gerakan tarinya.

Hebatnya para penari tidak sedikitpun menjatuhkan lilin tersebut, keren bukan?

Coba bayangkan jika lilin-lilin itu  jatuh dan membakar  semua area  pertunjukan tari tersebut?  Kacau sekali tentunya.

Nah, selain itu adapun beberapa properti lain yang tidak kalah penting. Penasaran?  Yuk, simak dibawah ini.

Macam Macam Properti Tari Lilin

properti tari lilin
Sumber: tribunewski.com

Tari lilin merupakan tarian yang menggunakan lilin sebagai properti utamanya. Nah disini selain lilin adapun beberapa properti yang tidak kalah penting lainnya.

Penasaran? Ayo, simak penjelasan selengkapnya dibawah ini

#1. Lilin

Sumber: tempusdei.com

Properti tari lilin yang paling utama yaitu lilin. Lilin nantinya diletakkan pada piring kecil agar tidak menetes-netes.

Nantinya lilin-lilin tersebut akan di jepitkan di antara siku kiri dan kanan penari untuk menunjang gerakan tari mereka.

Hal tersebut yang menjadi keunikan tari ini. Jika lilinnya terjatuh saja akan berakibat fatal.

#2. Tangkuluak

Sumber: sahabatnesia.com

Properti tari Lilin yang berikutnya adalah Tangkuluak. Tangkuluak merupakan penutup kepala bagi perempuan Minang.

Bahan dasar dari Tangkuluak berupa kain yang dibentuk menjadi selendang yang panjang. Bentuk dari Tangkuluak menyerupai tanduk kerbau.

Jenis Tangkuluak terbagi menjadi dua yaitu Tangkuluak Bundo Kanduang dan Tangkuluak Koto  Gadang. 

Tangkuluak Bundo Kanduang merupakan penutup kepala yang hanya dipakai oleh perempuan dewasa yang sudah menikah.

Sedangkan Tangkuluak Koto Gadang merupakan penutup kepala yang dipakai oleh anak daro dalam pernikahan serta bentuknya yang mirip dengan jam gadang.

#3. Baju Batabue

pakaian adat minang
Sumber: orami.com

Properti tari lilin yang berikutnya adalah baju Batabue. Baju ini merupakan pakaian adat khas Minang.

Bentuknya berupa baju kurung yang terdapat hiasan sulam dari emas. Terdapat pula banyak motifnya.

Baju ini memiliki makna tersendiri yaitu, sebagai simbolik kekayaan alam yang ada di Sumatera Barat.

Warna baju Batabue umumnya terbagi menjadi empat jenis yakni merah, hitam, biru dan lembayung. Penggunaan baju ini menampakkan keanggunan dan  kecantikan penari.

#4. Lambak

sarung tenun minang
Sumber: wikipedia.id

Properti tari lilin berikutnya adalah Lambak. Lambak merupakan sebuah sarung khas Minang yang merupakan bawahan dari baju Batabue.

Penggunaan lambak menandakan bahwa sang penari menjunjung tinggi ketertiban, kesopanan dan enak dipandang.

Lambak sendiri biasanya terbuat dari kain songket dan dihiasi dengan Minise. Warna dari Lambak biasanya berwarna cerah seperti pastel, kuning, orange dan lain-lain.

Lanbak sendiri memiliki cara yang berbeda-beda cara penggunaanya. Karena biasanya ada yang menampilkan belahan pada bagian depan, samping, dan ada pula yang belakang.

#5. Minise

Sumber: orami.com

Minise merupakan properti tari Lilin sebagai aksesoris pelengkap. Minise merupakan sebuah sulaman-sulaman berwarna emas pada tepian Lambak.

Penggunaan Minise menandakan bahwa budaya Sumatera Barat yang sangat demokratis.

#6. Salempang

Sumber: museumadityawarman.com

Salempang merupakan properti tari Lilin yang hanya dipakai oleh penari wanita saja.

Tujuan penggunaan Salempang yakni supaya wanita Minang yang memakainya dapat melanjutkan keturunan berupa anak cucu.

Tidak hanya cukup sampai disana, penggunaan Salempang diharapkan mau bersikap menjadi suri tauladan bagi anak-anaknya kelak.

#7. Dukuh

Sumber: bukalapak.co.id

Properti tari Lilin berikutnya adalah Dukuh. Dukuh merupakan kalung adat khas Minang. Warna dari dukuh biasanya berwarna emas dan terbuat dari bahan logam.

Makna dari penggunaan dukuh yakni agar wanita Minang yang memakai Dukuh ini selalu berada di lingkaran kebenaran.

Dukuh juga bermakna supaya memiliki pendirian yang kuat dan tidak mudah digoyahkan.

#8. Cincin

Sumber: cintaindonesiaweb.com

Cincin merupakan sebuah aksesoris tari Lilin yang hanya sebagai pelengkap saja. Penggunaan cincin biasanya dilakukan oleh penari wanita.

Cincin yang digunakan biasanya berbahan dasar logam. Adapun warna cincin yang dipakai berwarna kuning keemasan ataupun warna perak.

#9. Galang

Sumber: tokopedia.co.id

Properti yang terakhir adalah Galang. Galang merupakan salah satu properti sebagai aksesoris tambahan bagi penari.

Galang atau gelang nantinya dipakai pada pergelangan tangan kanan dan kiri penari.

Adapun makna dari penggunaan galah yakni agar semua orang mengetahui batas kemampuannya.

Alat musik Pengiring Tari Lilin

a

alat musik khas minang
Sumber: berbagireview.com

Setelah mengetahui secara jelas tentang beberapa properti tari lilin. Berikut ini adalah beberapa macam properti alat musik tari Lilin.

Peran dari alat musik sangat penting dalam memberikan nyawa pada pertunjukan seni. Tanpa basa-basi, adapun alat musik tersebut adalah alat-alat iringan musik khas Melayu.

Tentu saja dengan bantuan alat musik berupa:

  • Accordion
  • Biola
  • Gong
  • Gitar
  • Kendang
  • Kenong
  • Bonang
  • Toktok
  • Saxophone

Demikian usai sudah penjelasan lengkap tentang macam-macam properti tari Lilin beserta alat musik pengiringnya secara lengkap.

Dengan iringan musik khas Melayu menjadikan tari Lilin tarian yang unik dan menarik untuk disaksikan bersama-sama.

Terimakasih telah membaca artikel yang singkat ini, semoga bermanfaat.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya dan jangan lupa ya share aritkel ini jika menarik untuk dibaca.