Properti Tari Zapin

Properti Tari Zapin – Tari Zapin adalah tarian yang aslinya berasal dari yaman yang sudah terkenal di masyarakat Melayu.

Dahulu tari Zapin digunakan untuk upacara keagamaan. Kemudian berkembang di dataran tanah Riau. Tari Zapin diperankan oleh dua orang laki-laki dan perempuan.

Dalam sebuah tarian tradisional tentu membutuhkan beberapa properti untuk membantu dalam menyampaikan isi pesan dari tari tersebut.

Penasaran? Yuk, simak ulasan lebih lanjut tentang properti tari Zapin dibawah ini

Macam Macam Properti Tari Zapin

properti tari zapin
Sumber: selasar.com

Tari Zapin merupakan jenis tarian yang berpasangan antara penari laki-laki dan perempuan. Nah, tentunya jenis kostum dan properti yang dikenakan berbeda pula.

Adapun properti tari Zapin secara lengkap diantaranya, sebagai berikut:

#1. Cekak Musang

pakaian adat melayu
Sumber: shopee.co.id

Rekomendasi properti tari Zapin yang bisa digunakan yakni Cekak Musang. Cekak Musang merupakan pakaian khas Melayu bagi penari pria.

Selain itu, Cekak Musang dapat juga sering digunakan untuk beribadah bagi umat muslim pria. Cekak Musang memberikan kesan yang agamis sesuai dengan tema tari Zapin.

Cekak Musang adalah pakaian khas Melayu yang berada di Sumatera Barat. Pakaian pria yang satu ini terkesan tampak sopan dan santun.

Beberapa wilayah di Indonesia juga banyak digunakan oleh adat rumpun Melayu, tidak hanya di Indonesia melainkan hingga ke negeri Jiran, Malaysia

#2. Kain Songket

Sumber: tribunnewski.com

Properti tari Zapin berikutnya yakni kain Songket. Kain Songket merupakan kain yang dibuat dengan cara ditenun baik menggunakan mesin atau secara manual.

Songket dilengkapi pula dengan hiasan yang menggunakan benang emas. Pada zaman dahulu, wanita yang bisa menenun kain songket, melambangkan kedewasaannya.

Beberapa daerah di Indonesia juga menggunakan kain Songket sebagai properti tari daerah mereka.

#3. Plekat

Sumber: sekolahnesia.com

Properti tari Zapin berikutnya yakni plekat. Plekat yaitu kain khas yang digunakan oleh pria Indonesia.

Dalam penggunaanya plekat dan sering digunakan beribadah bagi pria muslim. Bersamaan dengan itu penggunaan Plekat juga dibarengi dengan Kopiah dan Cekak Musang.

Masyarakat Indonesia yang memiliki suku Melayu sudah terbiasa menggunakan plekat untuk menghadiri acara resmi. Motif dari plekat beragam pilihan pula.

Plekat adalah produsen di Indonesia terdapat berbagai jenis merk di Indonesia.

#4. Kipas

Sumber: theinsidemag.com

Properti tari Zapin berikutnya yakni kipas. Kipas dapat menunjukan sikap keluwesan pada penari tari Zapin.

Tarian Zapin dapat berpadu dengan keindahan tari yang dapat menghasilkan komposisi yang pas dengan keindahan.

Pada tarian Zapin, kipas menjadi salah satu properti yang utama. Kipas disimbolkan sebagai wanita Melayu yang pemalu dan dapat menjaga kehormatannya.

Untuk itu, kipas dapat pula digunakan sebagai menutupi wajah penari sebagai wujud rasa malu atas tatapan penari pria. Karena tarian ini dilakukan secara berpasang-pasang.

#5. Selendang

Sumber: lazada.co.id

Properti tari Zapin berikutnya adalah Selendang. Selendang berfungsi sebagai salah satu properti yang paling sering digunakan oleh tarian tradisional di Indonesia.

Selendang bisa juga digunakan untuk menutupi rambut pada penari wanita zapin. Karena tarian ini merupakan percampuran budaya Arab.

Selendang disini digunakan untuk penutup rambut dan dapat dihiasi oleh beberapa pernak-pernik lainnya.

#6. Kopiah

Sumber: shopee.co.id

Properti tari Zapin selanjutnya adalah kopiah. Kopiah digunakan untuk penutup kepala bagi penari pria tari Zapin.

Kopiah merupakan jenis aksesoris yang digunakan untuk beribadah bagi umat muslim.

Karena tarian Zapin merupakan percampuran budaya Arab, penggunaan kopiah menjadi sebuah hal yang keharusan. Kopiah dapat juga menambahkan kerupawanan para penari pria.

#7. Bros

Sumber: bukalapak.co.id

Properti tari Zapin berikutnya adalah bros. Bros merupakan salah satu aksesoris yang digunakan sebagai hiasan pada pakaian pria atau kopiah.

Bros tergolong ke dalam properti yang tidak wajib, tetapi jika tidak ada bros rasanya seperti ada yang kurang.

Salah satu keunikan bros yakni, dapat memberikan kesan gagah pada penari pria. Bros memiliki bentuk yang kecil dengan beragam modelnya.

#8. Anting-Anting

Sumber: selasar.com

Keberadaan anting-anting bisa dibilang penting tidak penting. Karena anting-anting merupaesoris yang dipasangkan di telinga dan tertutup oleh kerudung tadi.

Tetapi, jika tidak ada rasanya seperti ada yang kurang. Anting-anting biasanya digunakan pada pengantin  wanita.

#9. Kalung

Sumber: sekolahnesia.com

Kalung adalah salah satu properti khas tari Zapin yang digunakan sebagai hiasan tari tersebut. Kalung yang digunakan memiliki warna kuning keemasan.

Penggunaan warna emas memberikan kesan yang mewah dan simbol keanggu nang. Properti bisa dikalungkan pada leher penari Zapin.

Biasanya sering digunakan pada acara-acara besar dengan menampakkan unsur kemewahannya.

#10. Kembang Goyang

Sumber: bergaya.id

Properti tari Zapin berikutnya adalah hiasan kembang goyang. Hiasan ini biasanya dikenakan oleh penari perempuan di kepala wanita.

Kenapa disebut dengan kembang goyang? Karena properti tersebut akan bergoyang-goyang ketika penari mulai melakukan gerakan-gerakan tarian.

Seiring berjalannya waktu kembah bulung juga memberikan kesan yang mewah nan elegan.

Alat Musik Pengiring Tari Zapin

alat musik tradsisional melayu
Sumber: iamriau.com

Nah, setelah Anda mengetahui beberapa macam properti tari Zapin. Selanjutnya adalah beberapa macam alat musik yang mengiringi tarian tersebut.

Karena tari Zapin terdapat unsur Arab nya, maka tak heran apabila alat musiknya juga terdapat unsur Arabnya.

Adapun beberapa alat musik tersebut adalah Gambus dan tiga buah Marwas/Marawis, Rebana dan Gendang serta alat tambahan Biola dan Akordion.


Demikianlah artikel tentang properti tari Zapin secara lengkap beserta dengan alat musik pengiringnya.

Nah, penting bagi kita nih untuk senantiasa mempelajari kesenian tari di Indonesia sebagai bentuk rasa cinta Anda kepada negeri Indonesia ini.

Terimakasih, sampai jumpa di artikel berikutnya. Jangan lupa share ke teman-temanmu.