Seni Kontemporer

Seni Kontemporer – Bagi Anda yang seorang pemula dalam dunia seni, bisa jadi mungkin masih akan terdengar asing saat Anda untuk pertama kalinya mendengar nama jenis seni rupa yang satu ini.

Memang benar kenyataannya, bahwa hanya segelintir orang yang mengetahui jenis seni ini. Akan tetapi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Karena disini kami akan membahas seni kontemporer ini sampai tuntas.

Langsung saja, untuk penjelasan selengkapnya bisa Anda simak di bawah ini. 

Pengertian Seni Kontemporer

                                                                           Sumber Image / www.adira.co.id

Istilah seni kontemporer ini didapat dari kata ‘co’ yang dapat diartikan bersama, sedangkan kata tempo yang berarti waktu.

Jadi, secara garis besar dapat diartikan bahwa seni kontemporer ini merupakan karya yang secara tematik merefleksikan kesempatan waktu yang sedang dilewati.

Ada juga pendapat lain yang mengatakan bahwa seni kontemporer ini merupakan sebuah seni yang melawan arus dari tradisi modernisasi dunia barat.

Seni kontemporer ini juga merupakan sebuah bentuk dari salah satu cabang yang kemunculannya dikarenakan terbawa oleh dampak dari modernisasi.

Istilah lain dari seni kontemporer ini yakni Contemporary Art yang mulai berkembang di Negara Barat yang berperan sebagai produk seni yang dibuat pada saat terjadinya perang dunia ke-ll.

Oleh karena jenis seni yang satu ini merupakan seni yang lebih cenderung menonjolkan sifat modern, atau lebih tepatnya lagi adalah sesuatu yang sama dengan kondisi dan waktu yang sama, maka seringkali seni kontemporer ini dapat diartikan sebagai seni yang bersifat kekinian.

Jadi, setidaknya bisa disimpulkan bahwa seni kontemporer merupakan sebuah seni yang tidak terikat dengan aturan-aturan zaman dahulu serta akan terus berkembang sesuai dengan zaman saat ini.

Sejarah Seni Kontemporer

                                                                Sumber Image / www.traveltimes.id

Di dalam negara kita sendiri, istilah kontemporer ini memang sudah ada sejak sekitar tahun 70 an.

Adapun sosok tokoh yang pertama kali menggunakan kata ini adalah seseorang yang bernama Gregorius Sidharta Soegijo di suatu daerah di Yogyakarta.

Kurang lebih tepatnya pada tanggal 30 November 1932 sampai dengan Surakarta, sedangkan pada tanggal 04 Oktober 2006 yang digunakan untuk memberikan nama khusus pada karya seninya.

Tokoh Gregorius Sidharta Soegijo ini merupakan seorang tokoh seniman khususnya pada seni patung yang namanya banyak dikenal oleh khalayak ramai pada saat itu, dan bahkan lebih hebatnya lagi banyak dari karya seninya yang sudah keluar sampai di mancanegara.

Ada salah satu hasil karya yang dibuat oleh Gregorius ini yang sudah masuk dalam kategori mendunia, diantaranya adalah “Tangisan Dewi Betari” serta “Tonggak Samudra”.

Maka semenjak saat itulah, hingga kini istilah kontemporer masih banyak digunakan oleh pematung di Indonesia, dengan tujuan untuk menamai karya seni mereka,

  • F.X Harsono
  • Jim Supangkat
  • Titarubi
  • Heri Dono
  • Tisna Sanjaya
  • Nindityo
  • Christo
  • Dadang Christanto
  • Mella Jaarsma
  • Agus Suwage
  • Arahmaiani
  • Eddie Hara
  • Tisna Sanjaya

Jenis Seni Kontemporer

                                                                     Sumber Image / images-tm.tempo.co

Berikut di bawah ini merupakan beberapa daftar yang diperlengkapi dengan sedikit penjelasan mengenai jenis seni kontemporer yang dapat Anda ketahui, diantaranya adalah:

Seni Rupa Pertunjukan

                                                                                Sumber Image / mmc.tirto.id

Awal kemunculan seni rupa sendiri yakni berkisar antara tahun 1960 an, maka telah berkembang pesat seiring dengan perkembangan zaman yang semakin mumpuni seperti saat ini.

Adapun seni pertunjukkan yang dipersembahkan disini memiliki berbagai karya hasil kolaborasi beberapa unsur yang masih terikat dengan ikatan erat.

Diantara beberapa unsur tersebut adalah berupa ekspresi, bunyi serta gerakan, yang tentunya dari penggabungan tersebut akan menghasilkan sebuah pertunjukan yang indah.

Sebuah pertunjukan yang berlatar dasar dalam bentuk seni juga akan lebih dapat dengan mudah dimengerti dari jalan alur ceritanya.

Seperti yang sudah dapat kita ketahui, bahwasanya jenis kesenian yang satu ini bisa ditemukan dari dalam berbagai aspek, beberapa diantaranya yakni actions, body art, feminist art, serta happenings.

Sementara beberapa elemen yang terdapat pada seni kontemporer sendiri yakni meliputi seni tari, teater dan video, yang tentunya dapat menonjolkan keunikan serta pembawaannya masing-masing.

Hal lain yang dapat diperoleh dari jenis seni pertunjukan ini biiasanya akan sangat identic dengan improvisasi.

Seni Rupa Lingkungan

                                        Sumber Image / cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Jenis seni yang berikutnya adalah seni rupa lingkungan. Dimana seni rupa yang satu ini memang sudah mulai berkembang sejak tahun 1960 sampai dengan 1970, yang diawali dengan sebuah gerakan bertajuk pada peduli akan sebuah lingkungan.

Maka dari itu, karya seni yang dihasilkan pun akan memiliki dampak besar pada lingkungan sekitar dan juga dapat menonjolkan suatu penolakan pada penjualan dalam bentuk eksplorasi seni.

Jenis seni ini pun akan terbuat dari berbagai macam bahan yang bisa dikatakan masih alami, yang memang ada di alam sekitar, juga memang digunakan untuk menciptakan sebuah karya seni.

Yang mana seni rupa lingkungan ini bisa berupa berbahan dasar sebuah plastik, seperti yang telah kita ketahui bahwa plastik merupakan salah satu bahan yang amat susah terurai di dalam tanah.

Sehingga dimanapun keberadaan plastik ini tentu akan sangat berpengaruh buruk terhadap lingkungan sekitar.

Maka dari itu, dengan diterapkannya seni rupa lingkungan ini, pembuatan sebuah karya seni yang menjadikan plastik sebagai pemeran utama tentu akan menjadi salah satu bentuk upaya untuk melawan penggunaan plastik.

Seni Rupa Instalasi

                                                                            Sumber Image / seputargk.id

Berikutnya yakni berupa seni rupa instalasi. Seni rupa instalasi sendiri merupakan salah satu dari jenis seni kontemporer yang di dalamnya terdapat nilai kreativitas yang tinggi.

Yang mana dari bentuk karya seni yang diciptakan ini akan sangat bergantung dari kumpulan orang yang sama-sama memiliki pemikiran lain terhadap suatu hal tertentu.

Bukan hanya itu, terdapat juga kesenian instalasi yang diciptakan bergantung dari tema atau bisa juga melalui sebuah gagasan.

Seni instalasi ini sendiri telah berkembang di Indonesia sekitar pada tahun 1970, dan telah mengalami perkembangan yang cukup terbilang pesat.

Wujud dari jenis karya seni ini juga menjadi sebuah gerakan alam yang dapat menciptakan sebuah seni dengan berdasarkan penolakan pada suatu kebijakan tertentu.

Di antara lain sebagai contoh dari hasil karya seni rupa instalasi ini adalah penanaman 1000 pohon, sebagai upaya untuk turut melestarikan lingkungan di Indonesia. 

Seni Rupa Video

                                                                              Sumber Image / hargabelanja.com

Beralih dari beberapa jenis seni yang tadi, maka kami akan lebih fokus lagi untuk membahas jenis seni yang berikutnya ini, berupa seni rupa video.

Diketahui bahwasanya video sendiri merupakan salah satu dari hasil penggunaan teknologi, yang mana di dalamnya terdapat campuran dari berbagai macam aspek seni yang bisa ditampilkan.

Bersamaan dengan berkembangnya seni rupa video di dunia internasional sejak tahun 1960, maka tidak mengherankan jika seni rupa video dapat diterima dengan baik dan telah mengalami perkembangan pesat di Indonesia sendiri.

Bukan hanya sebagai media berekspresi, akan tetapi manfaat lain yang bisa didapatkan dari jenis seni yang satu ini yakni juga bisa dinikmati oleh khalayak umum.

Oleh karena jenis seni rupa video ini dapat Anda tonton melalui online maupun offline, sehingga menjadikannya sebagai salah satu jenis dari bentuk seni yang paling efisien bagi Anda.

Dari saking banyaknya manfaat yang bisa diperoleh dari seni video ini, maka ada kalanya Anda menjadikannya sebagai salah satu proses pendidikan yang tidak terikat dengan ruang dan waktu.

Seperti yang dapat kami jadikan contoh adalah pada saat pembelajaran yang saat ini juga dapat diajari oleh guru yang berada di wilayah yang berbeda, tentunya dalam bentuk video. 

Fungsi dan Tujuan Seni Kontemporer

Fungsi dari seni kontemporer sendiri meliputi fungsi individu & fungsi sosial. Berikut di bawah ini dapat Anda ketahui perbedaan diantara keduanya.

Fungsi Individu

Makhluk hidup berwujud manusia sendiri terdiri dari berbagai macam unsur, berupa unsur fisik dan psikis.

Yang mana fungsi psikis ini merupakan wujud nyata dari emosi. Sedangkan fungsi individu masih terbagi menjadi fungsi yang menjadi kebutuhan emosional dan fisik seni.

  • Secara fisik, jenis fungsi yang satu ini sebagian besar telah dipenuhi melalui penggunaan seni yang berkaitan erat dengan fisik. Seperti contoh baju, perabot, senam musik, rumah, dan lain sebagainya.
  • Secara emosional, fungsi yang berikutnya ini masih termasuk kedalam seni murni, baik yang berupa dari segi produsen atau pengurai dalam hal konsumen. Diantara contohnya adalah novel, film, musik, lukisan, dan lain sebagainya.

Fungsi Sosial

Sesuai dengan namanya, sudah pasti tentunya fungsi sosial ini berarti dapat bebas untuk dinikmati semua kalangan, pada bersamaan dengan waktu yang sama dapat menguntungkan di antara keduanya.

Jenis fungsi dari seni ini masih dibagi lagi menjadi beberapa bidang, diantaranya adalah sebagai berikut di bawah ini.

  • Hiburan/Rekreasi, merupakan wujud dari sebuah seni yang dapat digunakan sebagai sarana untuk mengurangi rasa kesedihan/sebagai pengurang rasa kebosanan. Terjadinya hal ini dapat disebabkan seperti misalnya, pada saat kita melihat film, tarian, komedi, juga musik.
  • Komunikasi, sebuah seni yang dapat digunakan sebagai media untuk menyampaikan beberapa hal tertentu seperti kritik, pesan, ide, atau sebuah produk dan pedoman kepada banyak orang. Sebagai contoh diantaranya yaitu seperti balada, lagu, drama, reklame, komedi dan poster. Sedangkan topik yang pada umumnya dibuat meliputi:

-sedikitnya untuk mendisiplinkan antara anggota masyarakat terhadap lingkungan sekitar

-sebuah panggilan khusus untuk program pemerintah agar dapat diimplementasikan

-adanya rekomendasi kesejahteraan maupun kesehatan

-ketidakadilan atas suatu kebijakan

  • Pendidikan, pendidikan juga menjadi salah satu elemen penting bagi suatu seni untuk sarana sebagai pendukungnya. Sebagai contohnya adalah seperti gambar ilustrasi dokumenter/film ilmiah buku-buku pelajaran, dokumenter ilmiah, lagu anak-anak, poster ilmiah, dan contoh lain sebagainya.
  • Keagamaan/religius, salah satu fungsi sosial yang terakhir ini merupakan sebuah karya seni yang dapat digunakan sebagai media untuk menjadi pesan atau ciri agama. Diantara contohnya adalah, kaligrafi, pakaian muslim/muslimah, dekorasi atau arsitektur tempat ibadah, berbagai macam lagu spiritual, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Ciri-Ciri Seni Kontemporer

Berikut dibawah ini merupakan beberapa daftar dari ciri-ciri seni kontemporer yang wajib untuk Anda ketahui, diantaranya adalah:

  • Memiliki arti yang sangat mendalam
  • Lebih condong disukai oleh media massa
  • Terkesan unik dan modern/tidak terlihat kuno
  • Tanpa adanya batasan antara seni lukis, patung, grafis, karya, teater, tari, musik, sampai dengan aksi politik
  • Tidak adanya ikatan dengan zaman
  • Tercipta dari inspirasi recycle yang begitu indah
  • Hasil dari sebuah karya seni atau lukisan yang akan terus mengikuti perkembangan zaman
  • Berkarakter bebas, juga tidak tersekat atau terikat dengan disiplin (disiplin seni masa lalu)

Contoh Seni Kontemporer

Telah kami uraikan mengenai penjelasan dari beberapa contoh seni kontemporer di bawah ini.

Instalasi

                                                                              Sumber Image / cdn.pixabay.com

Adapun contoh dari hasil karya seni kontemporer yang pertama adalah instalasi. Yang mana instalasi ini merupakan wujud nyata dari karya seni rupa 3 dimensi, yang dibuat dengan menggabungkan berbagai media, baik berupa 2 dimensi maupun seni rupa 3 dimensi.

Serta tidak terbatas dengan pengelompokan jenis seni rupa (seni lukis, patung, dan lain sebagainya), sehingga akan menghasilkan satu kesatuan yang baru.

Kebanyakan umumnya, hasil dari karya jenis ini akan menawarkan interaktivitas teruntuk para pengunjungnya.

Seperti contoh, setiap pengunjung bisa mengutarakan pendapatnya pada sebuah media kanvas, atau bisa juga dengan beruap sesederhana pengunjung bisa menekan tombol untuk menggerakkan sesuatu.

Happening Art

                                                                       Sumber Image / 4.bp.blogspot.com

Happening art merupakan sebuah contoh seni kontemporer yang dihasilkan melalui kombinasi antara pameran seni rupa dengan pertunjukan teatrikal.

Pada umumnya, bentuk dari seni ini akan sangat berusaha untuk menghindari penggunaan dari beberapa unsur teatrikal, seperti yang berupa alur cerita, karakter pemain, serta adegan.

Performance Art

                                                                   Sumber Image / asset-a.grid.id

Oleh karena bentuk performance art dan happening art ini bisa dikatakan hampir sama, sehingga tak jarang dari kita yang masih belum bisa untuk membedakan diantara keduanya.

Happening art sendiri merupakan penggabungan seni pertunjukan dengan seni rupa, akan tetapi penekanan representasinya akan tetap menjurus pada aspek visual.

Sementara contoh seni kontemporer yang berupa performance art tadi sama sekali tidak membutuhkan dialog/monolog.

Video Art

                                                           Sumber Image / d16kd6gzalkogb.cloudfront.net

Awal kemunculan video art di era saat ini yang masih terpacu dengan tahun 1970 an silam hingga saat ini.

Secara keseluruhan, inti dari video art ini berfungsi sebagai media untuk menampilkan gambar bergerak pada sebuah layar monitor.

Video Mapping

                                                            Sumber Image / projection-mapping.org

Video mapping merupakan hasil yang didapat dari kolaborasi antara dua jenis seni rupa, dimana salah satunya adalah berupa Video Art yang akan disorot dengan menggunakan proyektor pada jenis seni lainnya.  

Dari berbagai jenis aspek visual pada video yang disorotkan maka akan disesuaikan (dimapping/dipetakan) dengan jenis seni yang lainnya. Sebagai contoh diantaranya adalah arsitektur, instalasi sampai dengan seni tari dan seni pertunjukan.

Proses pemetaan yang terjadi di antara video dengan jenis karya seni lainnya maka akan memberikan nuansa serta perspektif yang baru dalam dunia kesenian. 


Usai sudah penjelasan mengenai seni kontemporer tadi, jangan lupa untuk segera menerapkannya. Karena mempelajari suatu bidang ilmu tidak akan cukup hanya dengan mendalami teorinya saja.

Kami ucapkan terimakasih, dan sampai jumpa di artikel kami yang lainnya.