Seni Musik

Seni Musik – Sampai saat ini siapa sih yang tidak menyukai dari berbagai jenis musik yang semakin kedepan semakin mengalami kemajuan ini.

Bahkan, musik sudah memiliki ruang tersendiri dalam hati kebanyakan orang. Karena dengan musik, secara tidak langsung perasaan akan dapat disampaikan.

Apalagi bagi seseorang yang pertemanannya dengan musik sudah sangat kental, akan ada yang kurang rasanya jika dalam kegiatan hariannya dilewati tanpa musik.

Pengertian Seni Musik

                                                                           Sumber Image / cdn.pixabay.com

Bila dijabarkan secara luas, seni musik merupakan salah satu dari cabang musik yang menjadikan suara atau bunyi sebagai media utamanya, agar dapat menyajikan karya seni yang dihasilkan oleh seniman.

Secara garis besar, seni musik merupakan segala bentuk dari bunyi yang akan diungkapkan dengan menggunakan ritme yang teratur serta melodi yang indah.

Umumnya, seni musik adalah sebuah cabang seni yang berfokus dengan mengutamakan pengkolaborasian antara harmoni, melodi, irama, dan tempo.

Tak lain dari penggabungan di atas merupakan sebagai sarana untuk menyampaikan nilai-nilai seni itu sendiri yang ditujukan dari seniman untuk penikmat seni musik.

Satu kesatuan dari berbagai unsur  yang terbentuk akan membuatnya terdengar nyaman saat didengarkan.

Diantara unsur-unsur musik itu sendiri meliputi melodi, ritme (irama), birama, harmoni, tempo, dinamik, tangga nada, timbre, hingga notasi.

Pengertian Seni Musik Menurut Para Ahli

                                                                             Sumber Image / cdn.pixabay.com

Skala besar pengertian seni musik adalah merupakan cabang seni yang menjadikan bunyi atau suara sebagai satu satunya sumber media dalam menyampaikan sebuah karya, yang juga melibatkan peran pikiran dan perasaan manusia.

Akan tetapi, beberapa ilmuwan memiliki pendapat menurut versinya masing-masing yang cukup berbeda, diantaranya sebagai berikut:

Aristoteles

Aristoteles berdalih bahwasanya seni musik merupakan bentuk dari suatu karya seni musik dengan mengandalkan kemampuan serta tenaga pengembangan yang didapat dari sebuah rasa melalui deretan nada atau melodi yang memiliki warna dari penciptaannya.

Sylado

Sylado berpendapat bahwasanya seni musik merupakan suatu bentuk perwujudan yang hidup dari berbagai kumpulan ilusi serta lantunan suara penciptanya menggunakan bantuan alunan musik dengan nada yang berjiwa dan bisa menggerakkan isi hati para penikmatnya.

Lexicographer

Berbeda lagi dengan Lexicographer ini, di berkeyakinan bahwasanya seni musik merupakan bentuk dari sebuah bidang keilmuan seni yang memadukan antara unsur ritmis dengan beberapa vokal, nada, serta instrumental.

Dari perpaduan beberapa unsur tadi di atas, kemudian juga melibatkan peran melodi dan harmoni untuk mengungkapkan sesuatu dari  sang pencipta seni yang bersifat emosional.

Jamalus

Akan berbeda lagi dengan pendapat Jamalus berikut ini. Dia berpegang teguh pendirian dengan mengungkapkan bahwa seni musik merupakan sebuah hasil karya seni yang diapresiasikan dalam bentuk lagu atau komposisi.

Tak lain hal tersebut merupakan sebagai wujud ungkapan yang didapat dari perasaan dan pikiran pengarangnya melalui unsur-unsur pokok musik yang meliputi melodi, irama, harmoni dan bentuk atau struktur lagu serta ekspresi sebagai satu kesatuan.

Sunarto

Sunarto berasumsi bahwasanya seni musik sebagai penghayatan isi hati manusia yang diungkapkan ke dalam bentuk bunyi yang teratur dengan ritme atau melodi serta memiliki unsur atau nilai keselarasan yang indah.

Reed dan Sidnell

Keduanya mendefinisikan seni musik sebagai wujud dari salah satu cabang seni dengan wujud suara yang di dalamnya mengandung berbagai unsur meliputi melodi, ritme, harmoni, serta timbre.

David Ewen

Pendapat lain dari David Ewen, dia bersikukuh seni musik merupakan ilmu pengetahuan seni tentang kombinasi ritmik dari berbagai nada, baik vocal maupun instrumental, yang sedikitnya meliputi harmoni serta melodi sebagai bentuk ekspresi dari segala sesuatu yang ingin diungkapkan, terlebih lagi dari aspek emosional.

Unsur-Unsur dalam Seni Musik

                                                                            Sumber Image / cdn.pixabay.com

Setidaknya terdapat beberapa unsur-unsur seni musik yang seharusnya penting untuk Anda ketahui, diantaranya sebagai berikut di bawah ini:

1. Harmoni

Harmoni merupakan keselarasan bunyi yang diperoleh melalui penggabungan dua nada atau bahkan lebih, antara tinggi dengan rendahnya harus berbeda.

Harmoni juga dapat diartikan sebuah gabungan dari beberapa nada dengan cara dibunyikan secara serempak atau arpegic (berurutan).

2. Irama atau Ritme

Irama bisa dikategorikan sebagai golongan atau kelompok bunyi dengan berbagai macam panjang serta pendeknya not dan tekanan atau aksen pada not itu sendiri.

Bisa juga irama diartikan sebagai ritme, yang didapat dari susunan panjang dan pendeknya nada, akan tetapi juga tergantung dengan nilai titik nada.

Begitupun, irama dapat diartikan sebagai bentuk rangkaian gerak yang menjadi unsur dasar dalam sebuah seni musik.

3. Melodi

Berupa susunan rangkaian nada (bunyi dengan getaran teratur), yang dapat didengar dengan begitu teratur serta bersamaan dengan mengungkapkan suatu gagasan tertentu, apalagi namanya kalau bukan melodi.

Melodi inilah yang kemudian akan digunakan dalam susunan lagu sebagai isian atau yang berupa vokal inti.

4. Bentuk Lagu atau Struktur Lagu

Bentuk lagu atau struktur lagu ini merupakan sebuah susunan atau hubungan antara beberapa unsur-unsur musim dalam suatu lagu. Sehingga akan menghasilkan komposisi lagu yang bermutu tinggi.

Sebuah struktur lagu juga sangat berpengaruh untuk didengar enak atau tidaknya. Pun dari awal jika dari struktur lagunya tidak terlalu maka akan berdampak pada hasil seni musik itu sendiri.

5. Tanda Tempo

Tanda tempo merupakan titik kecepatan ketukan dalam memainkan lagu serta perubahan-perubahan dalam kecepatan tersebut.

Sedikitnya, tanda tempo dibagi ke dalam tiga bagian, diantaranya adalah tempo lambat, sedang dan juga tempo cepat.

Ada tantangan tersendiri saat tanda tempo dimainkan dalam bermusik. Apalgi jika pada saat tempo tidak berjalan sesuai dengan seharusnya, maka akan berpengaruh terhadap musik yang dimainkan.

6. Ekspresi

Ekspresi merupakan suatu bentuk ungkapan yang ditimbulkan dari perasaan dan pikiran yang meliputi tempo, dinamik, serta warna.

Bahkan, ekspresi akan sangat diperlukan dalam pementasan sebuah seni musik. Penampilan akan terlihat memuaskan jika sang vokalis piawai dalam memainkan ekspresi yang ditampakkan.

Bukan hanya berfokus pada vokalis, akan tetapi ekspresi juga perlu untuk dikuasai oleh semua pemain musik agar penampilan yang dibawakan dapat memberi kepuasan tersendiri bagi penikmat musik.

7. Timbre

Timbre merupakan unsur bunyi yang berupa kualitas atau warna dari bunyi. Keberadaan timbre ini akan sangat dipengaruhi oleh sumber bunyi yang dihasilkan serta bagaimana cara bergetarnya.

Fungsi Seni Musik

                                                                            Sumber Image / cdn.pixabay.com

Jika Anda pelajari secara mendalam mengenai seni musik, maka yang akan Anda ketahui adalah bahwa fungsi keseluruhan dari musik itu berbeda-beda, dan akan bergantung dari alasan pemakaian musiknya.

Berikut di bawah ini telah kami ulas 10 fungsi menurut Allan P.Merriam dalam bukunya yang berjudul The Anthropology of Musik, diantaranya yaitu:

1. Mekanisme emosional bagi sebuah kelompok besar dengan tindakan yang sama

Dapat kita jadikan sebagai contoh dari kasus suku Indian Flathead, dan bahkan mungkin akan lebih banyak lagi suku Indian Amerika lainnya yang masih tetap melestarikan lagu serta tarian tertentu.

Meskipun telah lama sudah kejadian asli dari penampilan mereka dahulu kala yang sekarang sudah mengalami penurunan atau bahkan punah.

2. Pemuas Estetika

Tak akan mudah jika masalah nilai estetika yang berkaitan dengan musik. Juga termasuk di dalamnya nilai estetika yang di dapat dari sudut pandang pencipta atau penikmat seni musik itu sendiri.

Dan apabila dipertimbangkan dengan salah satu fungsinya, maka musik harus bisa didemonstrasikan bagi budaya lain bukan hanya untuk budaya kita sendiri.

3. Hiburan dalam semua lapisan

Kurang lebih hanya membutuhkan untuk diperjelas pada bagian antara perbedaan hiburan murni yang sepertinya tampak merupakan fitur musik masyarakat barat.

Dan juga dengan hiburan yang telah dikombinasikan dengan nilai fungsi lainnya yang mungkin saja merupakan ciri khas masyarakat non-literasi yang sifatnya lebih menonjol ke umum.

4. Alat berkomunikasi

Ada kalanya saat Anda mengetahui bahwa masalah utama seni musik adalah untuk menyampaikan sesuatu, Anda bahkan tidak akan pernah tahu seberapa jelas mengenai apa, bagaimana, dan teruntuk siapakah pesan tersebut ditujukan.

Dalam artian kasarnya, musik bukan merupakan bentuk dari Bahasa universal, akan tetapi lebih jelasnya merupakan bentuk dari segi budaya sebagaimana musik adalah salah satu bagiannya.

5. Representasi simbolis

Sedikitnya terdapat sedikit keraguan bahwasanya akankah fungsi musik baik di dalam semua kalangan masyarakat merupakan representasi simbolis yang meliputi hal, ide, serta perilaku lainnya.

6. Respon Fisik

Jenis fungsi respon fisik ini masih tergolong diragukan untuk jauh diperkenalkan, karena masih timbul pertanyaan apakah respon fisik ini dapat atau memang harus diikutsertakan ke dalam apa yang pada dasarnya terdapat di dalam sebuah grup serta fungsi sosial pula.

Akan tetapi, bagaimanapun jika dilihat secara faktanya bahwa seni musik akan dapat memancing respons fisik yang dapat diperhitungkan nilai fungsinya di dalam sosisalisasi antar manusia, meskipun respon fisik yang lahir akan terbentuk melalui adat istiadat itu sendiri.

7. Penguat kesesuaian dalam norma sosial

Bentuk dari berbagai macam lagu yang tentunya dapat mengatur kontrol sosial untuk memainkan peran penting dalam beberapa budaya tertentu.

Bisa dengan melalui peringatan baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap perilaku yang dianggap seharusnya dapat diterapkan.

8. Validasi intuisi sosial dan ritual keagamaan

Akan berbeda lagi dengan fungsi berikut ini, pada saat seni musik digunakan dalam situasi sosial dan keagamaan, terdapat beberapa informasi untuk mengindikasikan sampai sejauh mana musik condong memvalidasi intuisi dari ritual tersebut.

9. Kontribusi terhadap stabilitas budaya

Kemungkinan besar musik dapat menimbulkan pengekspresian emosional, memberikan estetika, dapat menghibur, mengkomunikasikan, memancing respon fisik, menguatkan keselarasan norma serta memvalidasi intuisi secara sosial dan keagamaan.

10. Kontribusi integrasi sosial

Dengan mengutarakan pandangan bahwasanya kita memang telah menantikan fungsi ini di dalam musik, baik dari paragraf-paragraf yang sebelumnya.

Juga dengan memperjelas bahwa musik menyediakan solidaritas yang tinggi kepada setiap anggota yang berkumpul di dalam masyarakat, karena musik memang memiliki fungsi untuk mengintegrasi kehidupan sosial.


Yahh, sudah penjelasan kami mengenai seni musik yang mencakup pengertian, pengertian seni musik menurut para ahli, unsur-unsur, serta beberapa fungsinya tadi.

Menikmati seni musik akan semakin menyenangkan jika Anda mengetahui secara dalam mengenai seluk-beluk dari seni musik itu sendiri.

Kami ucapkan terimakasih karena telah mau berlabuh di website kami ini untuk sekedar membaca pengetahuan tentang seni musik. Dan sampai jumpa dalam pembahasan lain di website kami berikutnya.