Seni Teater

seni teater
Sumber: photoshop

Seni Teater – Sebuah seni pertunjukan yang berdalih pementasan suatu drama dengan tema tertentu, dan akan menjadikan panggung sebagai latar tempat saat keberlangsungan acara tersebut.

Apalagi namanya kalau bukan seni teater. Hingga saat ini siapa sih yang belum tahu mengenai seni teater ini? Kami rasa pasti tidak ada yang tidak mengetahuinya walau hanya sekilas.

Mau tahu apa yang dimaksud dengan seni teater secara mendalam? Benar sekali, dengan membaca artikel kami ini maka Anda akan mengetahui apa itu seni teater. Yuk langsung saja simak selanjutnya di bawah ini.

Pengertian Seni Teater

                                                                           Sumber Image / cdn.pixabay.com

Seni teater merupakan jenis kesenian pertunjukan drama yang menjadikan panggung sebagai peran utama sebagai tempat saat pementasannya.

Pembahasan seni teater secara spesifik adalah merupakan seni drama yang menduplikat perilaku sehari-hari manusia yang meliputi gerak, tari, serta nyanyian yang juga diperlengkap dengan adanya dialog dan akting.

Dalam torehan sejarahnya, kata ‘teater’ diambil dari Bahasa Inggris theater atau theatre, bahasa Perancis theatre serta dari bahasa Yunani theatron.

Berbeda lagi dengan pengertian dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), teater digolongkan ke dalam tiga pengertian, yaitu berupa gedung atau ruangan tempat pertunjukan film, sandiwara, dan lain sebagainya.

Lalu dengan pengertian kedua, adalah merupakan ruangan berdiameter besar ditambah dengan sejumlah deretan kursi-kursi ke samping juga ke belakang demi mengikuti kegiatan kuliah atau untuk peragaan ilmiah.

Adapun pengertian teater yang terakhir adalah pementasan sebuah drama sebagai suatu seni atau berbentuk profesi yang meliputi seni drama, sandiwara, serta drama.

Sementara pembahasan secara etimologisnya, kata teater bisa diartikan sebagai wujud dari tempat atau gedung dari sebuah pertunjukan.

Sedangkan, sedikit berbeda lagi secara istilah, kata teater dapat diartikan sebagai segala hal yang mencakup pada saat pertunjukkan di atas panggung untuk konsumsi penikmatnya.

Pengertian Seni Menurut Ahli

                                                                    Sumber Image / cdn.pixabay.com

Akan semakin luas wawasan Anda dengan mengetahui beberapa diantara pengertian seni teater ini yang didapat dari para ahlinya. Berikut ini penjelasan selengkapnya.

Balthazar Vallhagen

Dia berasumsi bahwa seni teater merupakan seni drama yang melukiskan tentang bagaimana yang mengenai sifat manusia dengan melalui ragam gerakan yang ditunjukkan.

Moulton

Menurut Moulton, seni teater bisa disebut dengan life presented in action, atau dalam artian luas nya dapat diartikan seni teater merupakan suatu kisah di kehidupan nyata yang kemudian digambarkan atau diilustrasikan ke dalam bentuk gerakan.

Anne Civardi

Beda orang, tentu akan beda pendapat. Begitupun dengan pendapat Anne Civardi yang mengatakan bahwa seni teater merupakan suatu bentuk dari seni drama yang menceritakan tentang bagaimana sebuah kisah kehidupan dengan diapresiasikan menggunakan kata-kata serta gerakan.

RMA. Harymawan

Begitu pula dengan pendapat RMA. Harymawan berikut ini. Ia mengutarakan pendapat bahwa seni teater merupakan bentuk aktivitas dengan melakukan kegiatan atau aktivitas di dalam seni pertunjukan (to act), yang kemudian tindak tanduk dari pemain di atas pentas pertunjukan disebut dengan akting.

Seni Handayani dan Wildan

Keduanya memiliki pendapat yang sama, yaitu seni teater merupakan suatu bentuk karangan yang berdasar atas dua cabang kesenian, diantaranya yakni seni sastra dan seni pentas.

Ciri-Ciri dan Fungsi Seni Teater

Telah kami golongkan di bawah ini mana yang masuk dalam kategori ciri-ciri atau fungsi dari seni teater, hal ini dimaksudkan agar dapat memudahkan Anda untuk membedakan diantara keduanya.

Ciri-Ciri Seni Teater

Berikut di bawah ini beberapa ciri-ciri seni teater, diantaranya adalah:

  • Secara keseluruhan dari ceritanya berbentuk sebuah dialog, baik pada tokoh maupun sang narator. Juga, dari semua percakapannya akan ditulis ke dalam bentuk sebuah teks.
  • Semua dialog tidak akan menggunakan sebuah tanda petik (“…”). Karena dialog drama memang bukan sebuah kalimat secara langsung. Oleh karenanya, mengapa naskah drama tidak menggunakan sebuah tanda petik.
  • Sebuah naskah drama juga akan dilengkapi dengan petunjuk tertentu yang tentunya harus dilakukan oleh tokoh pemerannya. Petunjuk tersebut akan ditulis dalam bentuk tanda kurung (…) atau dengan memberikan suatu jenis huruf yang bisa terbilang berbeda dengan huruf dialog.
  • Lazimnya, sebuah naskah drama akan terletak pada atas atau di samping kiri dialog.

Fungsi Seni Teater

Sedikitnya terdapat 4 jenis fungsi seni teater yang harus Anda ketahui. Berikut penjabarannya.

  • Teater berfungsi sebagai sarana upacara
  • Teater berfungsi sebagai media ekspresi
  • Teater berfungsi sebagai media hiburan
  • Teater berfungsi sebagai media pendidikan

Unsur-Unsur Seni Teater

                                                                                  Sumber Image / i0.wp.com

Perlu untuk Anda ketahui bahwa unsur-unsur yang terdapat dalam seni teater itu dibedakan dengan menjadi dua, diantaranya adalah unsur internal teater dan unsur eksternal teater.

Kedua unsur tersebut dapat Anda ketahui perbedaannya di bawah ini:

Unsur Internal Teater

Adapun yang dimaksud dengan unsur internal adalah merupakan sebuah unsur yang menyangkut secara keseluruhan tentang apa-apa yang bersangkutan dengan keberlangsungan pementasan seni teater.

Unsur internal ini juga menjadi faktor penting, oleh karena unsur internal ini yang menjadi penentu ada atau tidaknya suatu pementasan teater.

Diantara yang termasuk ke dalam unsur internal adalah sebagai berikut:

  • Teks Naskah/skenario
  • Pemain/tokoh/pemeran
  • Sutradara
  • Properti
  • Penataan
  • Pekerja yang berhubungan dengan pementasan teater secara keseluruhan mulai dari tata rias, tata busana, tata lampu, serta bagian tata suara

Unsur Eksternal Seni Teater

Unsur eksternal merupakan unsur kepengurusan atas segala hal yang berkaitan dengan hal-hal yang akan dibutuhkan pada saat pementasan seni teater.

Diantara yang termasuk ke dalam unsur eksternal adalah sebagai berikut:

a. Staf Produksi

Bagian staf produksi adalah sekelompok tim atau secara individual yang ada sangkut pautnya dengan pimpinan produksi, bahkan sampai dengan semua bagian ke akar-akarnya.

Sebagai tugasnya adalah seperti berikut ini:

  • Produser/pimpinan produksi
  • Mengurus semua hal tentang yang mencakup produksi
  • Menetapkan personal (petugas), anggaran biaya, fasilitas, program kerja, dan juga lain sebagainya

b. Sutradara/director

Sebagai tugasnya adalah seperti berikut ini:

  • Pembawa alur cerita serta sebagai pengarah jalannya naskah
  • Mengkoordinir atas semua pelaksanaan yang bersangkutan dengan pementasan
  • Memilih, mencari, serta menyiapkan aktor
  • Menyiapkan kebutuhan alat make-up, juga menyiapkan segala sesuatu yang dipegang oleh bagian desainer beserta seluruh kru

c. Stage manager

Sebagai tugasnya adalah seperti berikut ini:

  • Menjadi pemimpin serta penanggung jawab panggung
  • Meringankan beban sutradara

d. Desainer

Menyiapkan atas semua aspek visual yang berkenaan dengan setting tempat maupun suasana, properti atau perlengkapan pementasan, kostum, tata lampu dan intensitas pencahayaan, serta perlengkapan lainnya (seperti contoh audio).

e. Crew

Crew merupakan satu satunya pemegang divisi dari setiap sub yang dipegang oleh bagian desainer, diantaranya bagian pentas/tempat, bagian tata lampu (lighting), bagian perlengkapan, juga tata musik.

Jenis-Jenis Seni Teater

                                                                        Sumber Image / cdn.pixabay.com

Digolongkan ke dalam jenisnya, total ada dua jenis seni teater. Kedua diantaranya adalah seni teater tradisional dan seni teater modern.

1. Teater Tradisional

                                                                 Sumber Image / cdn.kibrispdr.org

Dalam sejarah Indonesia, seni teater juga bisa disebut dengan teater daerah, dimana seni teater jenis ini dapat tersebar luas di seluruh wilayah Indonesia.

Pada umumnya, cerita yang seringkali diusung adalah berasal dari budaya setempat dan cara penyampaiannya secara improvisasi (tanpa naskah).

Diantara contoh teater tradisional adalah berupa wayang kulit, banjet, longser, ogel, reog, wayang orang, topeng Cirebon, angklung badud, wayang golek dari Jawa Barat, reog Ponorogo, ludruk dari Jawa Timur, Ketoprak, wayang suket, kethek ogleng, dagelan, scandal dari Jawa Tengah, serta Lenong dan Topeng blantik dari Betawi.

2. Teater Modern

                                                      Sumber Image / cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Teater modern merupakan seni teater yang mana cara penyampaian ceritanya bertumpu pada sebuah naskah dan sumber ilmunya didapat dari dunia barat, serta dengan bahannya melalui kejadian sehari-hari atau berupa karya sastra.

Sebagai contoh dari teater modern adalah drama, teater, sinetron serta film. 


Rampung sudah penjelasan kami mengenai seni teater tadi. Semoga dengan penjelasan kami tadi benar-benar dapat memberikan manfaat berupa wawasan yang luas untuk Anda.

Ucapan terimakasih kami sampaikan, sampai jumpa dalam artikel di website kami selanjutnya.