Teknik Aquarel

Teknik Aquarel – Jika Anda ingin memulai membuat karya seni yang indah, cobalah menggunakan teknik melukis. Salah satu teknik melukis yang paling mudah adalah teknik aquarel. Teknik ini merupakan teknik melukis yang cukup populer saat ini.

Namun, untuk membuat lukisan dengan teknik ini, dibutuhkan trik-trik tertentu saat mengatur tingkat kekentalan cat air.

Nah, di artikel kali ini akan membahas mengenai banyak hal mengenai teknik melukis aquarel secara rinci, mulai dari pengertian, ciri-ciri hingga contoh lukisannya.

Yuk, simak pembahasan di bawah ini supaya Anda lebih jelas mengenai apa itu teknik aquarel.

Apa itu Teknik Aquarel

pengertian teknik aquarel
Sumber : umbelen.id

Apa itu teknik aquarel? Definisi singkatnya adalah teknik menyapukan cat air secara tipis. Definisi lengkapnya yaitu suatu teknik melukis atau menggambar menggunakan cat air di media kertas atau kanvas dengan cara menyapunya secara tipis dan transparan.

Supaya Anda bisa mendapatkan sapuan yang tipis, gunakan air untuk mengencerkan cat air supaya tidak terlalu kental atau tebal.

Untuk melakukan teknik ini jelas harus perlahan dan hati-hati tidak sembarangan agar menghasilkan gambar yang hasilnya rapi. Anda bisa mengkombinasikan banyak jenis warna cat dalam satu objek bidang.

Hasil lukisan yang menggunakan teknik ini umumnya tipis dan bernuansa transparan tetapi tidak menghilangkan keindahan karya seni tersebut. Teknik aquarel merupakan teknik yang terdapat dalam metode-metode dalam melukis.

Selain itu, teknik aquarel juga termasuk dalam macam-macam teknik menggambar yang paling mudah. Nah, adapun beberapa macam lainnya tentang teknik menggambar. Seperti yang terdapat di artikel teknik menggambar yang lengkap ini.

Ciri Ciri Teknik Aquarel

ciri teknik aquarel
Sumber : pastiguna.com

Pada sebuah teknik melukis tentunya memiliki ciri khas masing-masing, hal ini berlaku juga dengan teknik melukis aquarel. Berikut di bawah ini adalah beberapa ciri-ciri dibawah ini :

  1. Lukisannya ditandai dengan penggunaan cat air yang encer.
  2. Hasil Lukisan bersifat transparan, warnanya tipis dan tembus pandang .
  3. Hasil lukisan yang diciptakan cenderung mudah kering.
  4. Teknik melukis aquarel ditandai dengan penggunaan cat air encer.
  5. Lukisannya memiliki warna yang cenderung cerah dan segar.
  6. Hasil pengecatan dipengaruhi oleh kondisi lingkungan baik lembab ataupun kering.
  7. Tidak mampu menutupi warna dasar dengan sempurna karena mencegah warna dasar cat air.
  8. Hasil lukisannya tidak mempunyai bau yang menyengat.
  9. Lukisannya mudah dibersihkan ketika terdapat debu dan kotoran.

Fungsi Teknik Aquarel pada Lukisan

Sumber : pinterest.com

Dalam teknik melukis pasti memiliki karakteristik dan ciri khusus. Namun, tidak hanya itu dalam teknik melukis juga memiliki fungsinya masing- masing.

Begitu pula dengan teknik aquarel yang memiliki fungsi supaya lukisan memiliki warna yang cerah namun tipis, tembus pandang dan terlihat transparan.

Tips Teknik Melukis Aquarel

Sumber : failfaire.com

Meskipun jenis teknik melukis aquarel terbilang mudah, tetapi Anda tidak boleh meremehkan saat proses melukisnya.

Untuk menghindari itu, berikut akan saya bagikan beberapa tips dan trik agar Anda bisa melakukannya dengan sempurna. Yuk, simak pembahasan lebih lengkapnya dibawah ini

  • Lebih pentingkan kualitas cat air daripada harga. Untuk mendapatkan hasil lukisan yang bagus Anda harus menggunakan cat air yang berkualitas, walaupun relatif mahal.
  • Pilihlah kuas yang memiliki kualitas yang bagus.
  • Gunakan media kertas aquarel untuk hasil yang lebih maksimal.

Alat dan Bahan Dalam Teknik Aquarel

alat dan bahan teknik aquarel
Sumber : pastiguna.com

Sebelum Anda memulai melukis dengan teknik aquarel, alangkah baiknya Anda mempersiapkan peralatan apa saja yang dibutuhkan untuk melukis.

Adapun alat-alat dan bahan yang perlu disiapkan sebelum melukis, sebagai berikut :

Kertas gambar

Untuk kertas yang digunakan adalah kertas aquarel khusus agar hasil lukisan lebih maksimal dan indah.

Kertas aquarel dapat mengurangi kemungkinan robek karena kertas ini memiliki tekstur yang tebal.

Namun, kertas aquarel memiliki harga yang relatif mahal. Tetapi tenang saja, Anda bisa menggunakan kertas gambar biasa yang mempunyai kualitas terbaik.

Kuas cat

Dalam memilih kuas cat Anda tidak boleh sembarangan. Karena untuk melukis dengan teknik aquarel memiliki kuas khusus tersendiri.

Anda bisa temukan jenis kuas aquarel di toko seni dan lukis atau di toko-toko perlengkapan sekolah. Pilihlah kuas yang sesuai dengan isi dompet Anda, Jangan terlalu memaksa.

Cat air

Cat air merupakan komponen terpenting dalam proses teknik melukis aquarel. Pasalnya, cat air yang paling memberikan dampak pada hasil karya lukisan.

Sebelumnya, pilihlah cat air dengan kualitas paling baik. Kemudian campurkan cat dengan air sedikit supaya encer dan hasil olesan warnanya tipis.

Palet cat air

Sebaiknya pilih palet dengan lubang yang banyak jika Anda memerlukan banyak warna pada lukisan Anda.

Tetapi, jika tulisan Anda tidak memerlukan banyak warna gunakan palet dengan lubang yang sedikit. Jadi, untuk palet cat air pilihlah sesuai dengan kebutuhan Anda.

Pensil dan penghapus

Pensil dan penghapus adalah peralatan yang tidak terlalu penting bagi Anda yang sudah profesional.

Namun, bagi Anda yang masih pemula peralatan ini sangat penting dalam pembuatan sketsa gambar.

Gunakan pensil HB untuk membuat sketsa gambar karena hasil coretan tipis dan tidak memiliki bekas noda ketika dihapus.

Sementara penghapus pilihlah yang berbahan dasar karet dan berwarna hitam karena penghapus jenis ini tidak menghilangkan bekas pada media gambar.

Kain lap

Kain lap merupakan alat yang sesekali penting saat melukis dengan teknik aquarel. Namun jika Anda sudah mahir sebaiknya tidak menggunakan kain lap saat melukis.

Air

Alat dan bahan yang harus dipersiapkan yang terakhir adalah Air. Air memiliki peran penting saat tahapan pewarnaan lukisan. Air dapat membuat tekstur cat air menjadi encer dan hasil coretan menjadi tipis dan halus.

Cara Melukis Teknik Aquarel

Sumber : umbelen.com

Pada bagian ini Akan diajarkan bagaimana cara melukis dengan teknik aquarel. Ketika Anda mulai melukis lakukan dengan hati-hati dan perlahan.

Kuas cat yang dicoretkan harus tipis tentunya dengan tahapan-tahapan yang urut sesuai dengan aturannya. Dengan mempelajari teknik ini Anda akan mendapatkan hasil gambar yang indah.

Tak perlu lama-lama lagi berikut adalah beberapa langkah-langkah yang tepat dalam melukis menggunakan teknik aquarel.

1. Siapkan Alat dan Bahan Melukis

Pada Tahapan pertama kali ini Anda harus memastikan bahwa seluruh peralatan sudah siap di depan Anda.

Fungsinya agar memudahkan Anda dalam proses melukis nantinya. Kemudian foskusnak diri Anda dan katakan pada diri sendiri bahwa Anda sudah siap untuk melukis.

2. Buat dan Matangkan Konsep Gambar

Langkah selanjutnya, siapkan konsep awal objek apa yang akan Anda gambar. Memang ini tidak menjadi patokan wajib saat melukis.

Tetapi ini bisa memudahkan Anda dalam menyusun objek apa saya yang akan digambar. Ataupun Anda bisa menggambarkan ide-ide yang ada di kepala Anda secara spontan.

Baik bentuk ornamen kecil atau ide gambar lainnya, bebas sesuai dengan kreativitas Anda.

3. Mulai Membuat Sketsa Objek yang Akan Dilukis

Ketika Anda sudah menemukan konsep gambar yang akan dilukiskan, langkah berikutnya yaitu membuat sketsa objek.

Contohnya, ketika Anda membuat gambar wajah seseorang, mulailah membuat sketsa wajahnya dengan pensil secara perlahan dan tipis.

Dengan cara ini Anda sudah mengetahui bagian-bagian mana yang harus di cat dengan warna apapun.

4. Basahi Media Kanvas atau Kertas Dengan Air Bersih

Pada bagian ini lah ciri khas dari teknik melukis aquarel digunakan. Mengapa demikian? Karena pada bagian ini Anda harus membasahi media kertas atau kanvas dengan air secara tipis.

Tipsnya basahi menggunakan kuas agar tidak merusak tekstur media kertas atau kanvas. Tujuan dari teknik ini agar saat proses pewarnaan nantinya terkesan transparan dan tipis. Dimana ini merupakan ciri khas teknik aquarel.

5. Memulai Proses Pewarnaan

Hal pertama yang dilakukan adalah atur tingkat kekentalan cat air terlebih dahulu sebelum mengoleskannya di media kertas atau kanvas.

Jika dirasa sudah tidak terlalu kental mulailah oleskan kuas secara perlahan, pastikan mengoleskannya searah misalnya dari kiri ke kanan ataupun dari atas ke bawah atau sebaliknya.

Hindari mengoleskan secara berulang-ulang atau secara menyilang karena akan menyebabkan hasilnya kurang rapi.

6. Proses Drying ( Pengeringan )

Langkah terakhir adalah proses finishing yang harus dilakukan sebelum lukisan di pajang, yaitu proses drying ( pengeringan ).

Proses ini akan menjaga tinta tulisan tidak tercecer dan bertahan lama. Proses ini juga berfungsi agar kertas tidak menggulung nantinya.

Cara melakukan proses drying ( pengeringan ) yakni dengan cara dijemur langsung dibawah sinar matahari. Ataupun bisa hanya sekedar mengangin -anginkan saja. Hindari mengeringkan menggunakan alat pengering karena akan merusak warna cat.

Jenis Jenis Teknik Aquarel

jenis teknik aquarel
Sumber : youtube.com

Ketika Anda melukis menggunakan teknik aquarel, ada dua jenis tahapan-tahapannya. Jenis tahapan teknik ini bisa disesuaikan sesuai kebutuhan dan selera Anda. Kedua jenis tersebut adalah wet on wet dan wet on dry.

Yuk, ikuti dengan seksama pembahasan selengkapnya dibawah ini

1. Teknik Melukis Wet on Wet

wet on wet
Sumber : saatchiart-wew.com

Teknik wet on wet adalah teknik melukis aquarel dengan cara menumpuk coretan cat yang masih basah dengan coretan cat baru.

Dalam melakukanya Anda harus menumpuk warna yang lebih gelap daripada coretan cat pertama. Tujuan dari teknik ini yaitu, untuk menciptakan kesan warna gradasi yang indah dan menarik.

2. Teknik Melukis Wet on Dry

Sumber : watercoloracademy.com

Kebalikan dari yang diatas, wet on dry yaitu teknik melukis aquarel dengan cara menumpuk cat air setelah coretan cat pertama sudah mengering. Tujuan dari teknik wet on dry adalah supaya menghasilkan gambar objek lebih menonjol dan tajam.

Kelebihan dan Kekurangan Teknik Aquarel

Sumber : freepik.com

Pada setiap teknik melukis pastinya memiliki kelebihan maupun kekurangannya masing-masing, Begitu pula berlaku dengan teknik melukis aquarel.

Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangan teknik aquarel? Yuk,ikuti kelebihan dan kekurangannya selengkapnya berikut ini.

#1. Kelebihan Teknik Aquarel

  1. Membutuhkan waktu yang relatif singkat saat proses pengeringan dibandingkan dengan teknik melukis jenis lainnya.
  2. Mudah dalam membersihkan dan memperbaikinya apabila terdapat kesalahan pada hasil lukisan.
  3. Hasil lukisannya terkesan rapi dan halus
  4. Tekstur cat yang digunakan mudah menyerap di kuas sehingga menghasilkan coretan yang halus.
  5. Bahan yang digunakan berkualitas terbaik sehingga hasil lukisan bisa bertahan lama bahkan hingga puluhan tahun.

#2. Kekurangan Teknik Aquarel

  1. Tidak cocok bagi pemula yang tidak memiliki kesabaran, karena memerlukan ketelitian tingkat tinggi.
  2. Biayanya relatif mahal apalagi ketika menggunakan banyak kombinasi warna cat air.
  3. Jika diusapkan berulang kali, makan akan membuat kertas mudah robek dan rusak.
  4. Jika cat air disapukan menggunakan kuas pada satu area yang sama secara berulang biasanya akan membuat media gambar (kertas) rusak bahkan robek.

Unsur Unsur Dalam Teknik Aquarel

unsur teknik aquarel
Sumber : kelaspintar.com

Banyak unsur-unsur atau komponen penyusun dalam pembuatan sebuah karya seni lukis dengan teknik aquarel.

Mulai dari unsur titik hingga unsur gelap terang pada objek gambar nantinya. Unsur-unsur pembangun lainnya yang tidak kalah penting adalah unsur garis, bentuk dan warna.

Pada dasarnya Anda memadukan berbagai unsur seni rupa tidak harus berpatokan pada unsur-unsur itu saja. Dengan demikian Anda bisa leluasa berkreasi dan eksplorasi sebaik mungkin.

Contoh Lukisan Menggunakan Teknik Aquarel

Setelah Anda mempelajari tentang pengertian teknik aquarel hingga unsur-unsurnya disini saya akan membagikan beberapa contoh lukisan aquarel. Semoga bisa menambah referensi Anda dalam melukis.

Berikut contoh lukisan aquarel secara lengkap di bawah ini.

Contoh Lukisan Aquarel Pemandangan

Sumber : kreativv.com
Sumber : kreativv.com

Contoh Lukisan Aquarel Rumah

Sumber : artigambar.com
Sumber : ngertiaja.com

Contoh Lukisan Aquarel Hewan

Sumber : pustakapengetahuan.com
Sumber : ngertiaja.com

Contoh Lukisan Aquarel Bunga

gambar teknik aquarel bunga
Sumber : pastiguna.com
Sumber : pelajar.com

Contoh Lukisan Aquarel Buah Buahan

Sumber : blendspace.com
Sumber : failfaire.org

Contoh Lukisan Aquarel Benda

Sumber : pelajarindo.com
Sumber : pelajarindo.com

Contoh Lukisan Aquarel Sederhana

Sumber : ngertiaja.com
Sumber : ngertiaja.com

Contoh Lukisan Aquarel Wajah Manusia

Sumber : pixabay.com
Sumber : maxmanroe.com

Contoh Lukisan Aquarel 6

Sumber : pinhome.id
Sumber : ngertiaja.com

Akhir Kata

Nah, itulah pembahasan secara lengkap tentang teknik melukis aquarel. Jadi pada intinya ketika Anda ingin melukis dengan teknik ini, Anda harus mengikuti tahapan-tahapannya secara urut.

Berhati-hatilah saat mulai mengoleskan cat ke media kanvas atau kertas. Jika Anda terburu-buru dan tidak berhati-hati akan mengakibatkan media kanvas atau kertas rusak dan robek.

Selain teknik aquarel sebenarnya masih banyak teknik melukis yang bisa Anda pelajari. Jika Anda penasaran, yuk baca artikel selengkapnya tentang teknik melukis ini.

Kesimpulannya dalam melukis membutuhkan kesabaran, tidak bisa instan karena tidak ada yang instan di dunia ini kecuali Rafathar. Share ke teman-temanmu jika menurut Anda artikel ini sangat bermanfaat. Sekian terimakasih.