Teknik Merajut

teknik merajut
Sumber : photoshop

Teknik Merajut – Seni bisa diekspresikan lewat apa saja, bisa melalui lukisan, hasil pahatan atau melalui bentuk patung.

Salah satu cara mengekspresikannya bisa juga melalui seni merajut. Kegiatan merajut di era sekarang ini sudah tak lagi identik dengan orang tua dan terkesan kuno.

Jika Anda berpikiran seperti itu, salah besar. Karena pada faktanya, saat itu banyak generasi muda yang mulai tertarik untuk belajar merajut.

Merajut dapat menghasilkan suatu produk yang memiliki nilai jual. Tergantung tingkat kerumitannya produk rajutan bisa laku dengan harga jutaan dolar.

Nah, untuk Anda yang ingin cepat bisa dalam merajut Anda bisa mengikuti tips merajut untuk pemula dibawah. Untuk penjelasan lainnya tentang teknik merajut paling lengkap Anda bisa simak dan baca dibawah ini

Apa Itu Teknik Merajut

apa itu teknik merajut
Sumber : rajutmerajuthome.com

Teknik merajut merupakan suatu teknik yang menggunakan benang rajut untuk dijadikan kain, busana dan benda-benda lainnya.

Dasar dari teknik ini adalah tusuk atas dan tusuk bawah. Lalu apa yang dimaksud dengan tusuk atas dan tusuk bawah?.

Tusuk atas dilakukannya dengan cara mengaitkan benang rajut dari arah depan.  Sedangkan tusuk bawah mengaitkan benang rajut dari arah bawah.

Nah, hasil dari rajutan dengan pola ini akan membentuk seperti huruf “V” yang menyambung berurutan. Benang yang digunakan terbuat dari kapas yang membuat kain rajut bertekstur lembut dan halus.

Hasil dari seni merajut dapat dijual dengan harga yang bermacam-macam, bahkan hingga jutaan rupiah per kainnya.

Awal Mulanya Teknik Merajut Ditemukan

sejarah teknik merajut
Sumber : detik.net

Sebenarnya tak ada yang tahu persis sejarah teknik merajut ini. Namun ada beberapa sumber penemuan di dunia yang berkaitan dengan seni merajut ini.

Adalah sepasang kaos kaki berbahan dasar katun. Uniknya kaos kaki tersebut terdapat motif rajutan tangan dari tahun sekitar 1000 M di kawasan Timur Tengah.

Tak hanya kaos kaki permadani rajut juga ditemukan saat itu.Pada awalnya merajut merupakan kegiatan yang identik dengan perempuan.

Namun seiring dengan perkembangan zaman merajut mulai banyak dilakukan oleh kaum pria yang menjadi dominan.

Karena pada zaman itu semua perajut bergelar master harus bisa memastikan kualitas dan motif rajutannya, jika melakukan kesalahan sedikitpun gelar masternya akan dicopot.

Di Eropa pakaian hasil rajutan awalnya hanya boleh dipakai oleh bangsawan istana dan prajuritnya.

Namun lama kelamaan teknik merajut berkembang hingga ke rakyat biasa. Contohnya di masa Ratu Victoria, Inggris pada wanita wajib menguasai teknik merajut.

Teknik merajut pun berkembang di zaman penjajahan Belanda. Di era tersebut masyarakat Indonesia diajari merajut oleh noni Belanda.

Hingga akhirnya pada zaman sekarang seni merajut sudah berkembang pesat dengan berbagai variasinya.

Perbedaan Teknik Merajut Dengan Teknik Sulam

Sumber : photoshop

Sekilas kedua teknik ini hampir mirip, karena sama-sama menggunakan benang dan jarum dalam proses pembuatannya. Namun, jika dipahami secara benar-benar keduanya berbeda.

Teknik merajut bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk baru dengan bahan dasar benar dan alat berupa jarum.

Hasil dari teknik merajut berupa sweater, kaos kaki, tas, syal dan masih banyak lagi.

Sedangkan teknik sulam adalah suatu teknik menggambar menggunakan media kain dengan bantuan alat benang dan jarum sulam.

Contohnya berupa taplak meja dengan motif sulam. Perbedaan lainnya adalah teknik merajut tujuan utamanya adalah menghasilkan suatu produk baru.

Sedangkan teknik sulam memiliki tujuan untuk menambah keindahan suatu produk berbahan kain dengan aneka warna dan motif.

Istilah Istilah Dalam Teknik Merajut

Sumber : indomedia.com.au

Supaya Anda tidak terlihat kaku dan bisa lebih memahami beberapa istilah dalam teknik merajut. Tujuan lainnya adalah agar Anda tahu apabila ditanya seseorang tentang istilah istilah dalam teknik merajut.

Langsung saja simak penjelasannya secara jelas dibawah ini

  • Slip knot: teknik simpul awal sebelum Anda melakukan tusuk dasar
  • Yard end: ujung benang yang berukuran pendek
  • Yard ball: merupakan benang lain yang terhubung dengan gulungan benang
  • Front loop:  tusuk atau lubang yang berhadapan dengan Anda
  • Back loop:  merupakan lubang atau tusuk yang berada di belakang Anda

Alat dan Bahan Yang Diperlukan Dalam Teknik Merajut

alat dan bahan teknik merajut
Sumber : padukata.com

Jika Anda ingin memulai proses merajut alangkah baiknya jika Anda mempersiapkan alat dan bahannya. Lalu apa alat dan bahan yang diperlukan? Ayo, simak dan baca dengan seksama  informasi selengkapnya di bawah ini:

  • Jarum rajut (crochet hook/hakken/hakpen), Ukuran yang disarankan yakni ukuran yang lebih besar dari standar. Panjang sekitar 15 cm lebih dengan ujung pengait sekitar 10mm.
  • Jarum sulam (jarum knit/breien) Diameter ujung jarum sekitar 1,25 mm.
  • Benang rajut, Gunakan jenis benang katun. Sebagai pemula disarankan memilih warna yang cerah contohnya kuning, putih dan lain-lain
  • Jarum peniti (alat penanda rajut)
  • Gunting dan pensil
  • Meteran kain
  • Lem tembak, untuk menempelkan aksesoris nantinya

Macam Macam Teknik Dasar Merajut Bagi Pemula

Teknik merajut yang pertama adalah teknik simpul. Caranya yaitu, dengan membuat simpul awal ketika merajut.

Adapun langkah-langkah bagaimana cara membuat teknik dasar merajut, diantaranya:

1. Selipkan Simpul (Slip Knot)

Sumber : shopee.co.id

Mula-mula pegang benang dengan jari telunjuk dan jari jempol kedua tangan. Pastikan posisi benangnya pendek di tangan sebelah kiri atau biasa disebut yard end.

Kemudian pastikan ujung benangnya terhubung dengan benang di sebelah kanan yang disebut yard ball

Selanjutnya, gunakan jempol Anda untuk membentuk lingkaran dengan cara mengitari jari telunjuk kiri ke belakang

Lakukan langkah tersebut sehingga posisi benang berada diantara jari tengah dan telunjuk. Kemudian, masukkan benang di lubang antara jari telunjuk dengan jari tengah dan tarik keluar.

Selanjutnya, tarik benang sekencang mungkin hingga urat malumu putus. Ketika menarik sembari lepaskan benang yang ada di tangan kiri Anda

2. Tusuk Rantai (Chain)

teknik rantai
Sumber : shopee.co.id

Selanjutnya adalah teknik tusuk rantai atau sering disebut dengan chain. Cara melakukan teknik ini tidaklah sulit. Yaitu dengan cara membuat simpul awal terlebih dahulu yang kemudian disusul dengan cara mengaitkan benang pada jarum.

Kemudian tarik benang rajut sampai ia keluar dari lubang yang nantinya berfungsi untuk membuat lingkaran baru tanpa harus mengencangkan lingkaran sebelumnya.

Lakukan cara ini berulang-ulang sampai mendapatkan rantai dengan panjang yang sesuai dengan keinginan Anda.

3. Tusuk Tunggal (Single Crochet)

tusuk tunggal
Sumber : photoshop

Teknik yang satu ini hampir sama dengan teknik sebelumnya, yakni dengan cara membuat simpul selip dan teknik tusuk rantai sebagai langkah awalnya.

Kemudian, masukkan jarum pada lubang yang kedua dan kailkan di benangnya. Selanjutnya, tarik jarum lewat kedua lubang sekaligus.

Terakhir, Anda tinggal melakukan cara tersebut sesuai dengan panjang yang Anda inginkan

4. Setengah Tusuk Ganda (Half Double Crochet)

tusuk ganda
Sumber : pixabay.com

Teknik meraut selanjutnya adalah teknik half double crochet yang berarti teknik setengah tusuk ganda. Cara penerapannya simak dengan seksama berikut ini. Awalnya buatlah bentuk dengan teknik rantai terlebih dahulu

Lalu, masukkan jarum di loop ketiga dari ujung dan kaitkan benang pada jarum. Langkah selanjutnya, tarik jarum melewati satu lubang.

Dan selanjutnya kaitkan lagi benang pada jarum rajut dan tarik melewati tiga lubang sekaligus. Jika Anda ingin memperpanjang rajutannya, ulangi langkah tadi hingga sesuai dengan panjang yang diinginkan.

5. Tusuk Ganda (Double Crochet)

Sumber : id.wikihow.com

Selanjutnya sama dengan teknik setengah tusuk ganda, teknik ini diawali dengan membuat tusuk rantai terlebih dahulu. Kemudian masukkan jarum rajut di empat ujung benang.

Selanjutnya, kaitkan jarum di benang dan tarik melewati satu rantai rajutan. Kemudian kaitkan lagi jarum pada benang dan tarik melewati satu lubang lainnya hingga tersisa dua lubang

Terakhir, kaitkan jarum  pada benang dan tarik keluar melewati dua lubang terakhir. Lakukan cara yang sama dengan teknik tusuk ganda untuk menyelesaikannya.

6. Tusuk Triple

Sumber : pinterest.com

Jika dilihat sekilas teknik yang satu ini hampir menyerupai tusuk ganda. Padahal aslinya tidak. Perbedaannya terletak pada jumlah tusukan jarum pada benang.

Teknik tusuk triple diawali dengan tusuk rantai terlebih dahulu. Kemudian kaitkan dua benang dan lilitkan di rantai keempat. Selanjutnya, kaitkan lagi benang satu dan keluarkan dari hasil tusukan rantainya.

Terakhir, kaitkan lagi berenang melewati dua lubang pada jarum, ulangi langkah yang sama hingga selesai

7. Tusuk Sisip (Slip Stitch)

Sumber : id.wikihow.com

Terakhir yakni teknik sisip. Sama halnya dengan teknik merajut lainnya, tusuk sisip juga diawali dari tusuk rantai terlebih dahulu.

Penerapannya yakni, Mula-mula masukkan jarum ke lubang rantai kedua dari ujung. Kemudian kaitkan benang, dan tarik langsung melewati dua lubang sekaligus.

Selanjutnya, buatlah tusuk rantai kemudian masukkan jarum rajut di lubang rantai pertama dari ujung. Fungsinya yaitu untuk menggabungkan rantai menjadi  bentuk lingkaran.

Tips Merajut Bagi Pemula

tips merajut
Sumber : journalsocial.com

Dalam belajar teknik merajut sebenarnya tidaklah sesulit yang Anda bayangkan. Untuk lebih memudahkannya Anda bisa simak penjelasan tentang tips merajut bagi pemula, dibawah ini

  1. Pelajari cara membuat tusuk dasar sampai benar-benar ahli. Karena proses ini dapat menyita waktu apabila lama dalam prosesnya
  2. Ikuti tutorial teknik merajut melalui video. Karena pada umumnya orang lebih suka melihat tutorial video daripada harus membacanya.
  3. Lakukan proses merajut secara perlahan, jangan terburu-buru karena mengakibatkan hasil rajutan tidak rapi.
  4. Sebelum membuat karya sendiri, cobalah tiru karya orang lain. Fungsinya adalah untuk mendapatkan referensi dan melatih kreativitas Anda.
  5. Lakukan dengan hati yang senang dan penuh konsentrasi. Hal ini mengakibatkan hasil rajutan Anda semakin rapi.

Contoh Hasil Karya Dari Teknik Merajut

Nah, setelah Anda mempelajari teknik merajut secara lengkap kali ini akan kami bagikan beberapa contoh produk dari teknik merajut.

Mungkin bisa Anda jadikan referensi dan pemantik semangat dalam merajut, langsung saja diantaranya sebagai berikut:

#1. Karya Seni Tas Rajut

Sumber : orami.co.id

#2. Karya Seni Sepatu dari Teknik Merajut

Sumber : shopee.co.id

#3. Karya Seni Boneka Rajut

Sumber : pixabay.com

#4. Ornamen Ornamen dari Teknik Merajut

Sumber : 99.co

#5. Sweater Hangat dari Teknik Merajut

Sumber : bpguide.com

#6. Hiasan Dinding Dari  Teknik Merajut

Sumber : popbela.com

Itulah tadi beberapa penjelasan lengkap tentang teknik merajut. Intinya dalam proses merajut Anda harus mengerjakannya dengan sepenuh hati dan dengan konsentrasi yang tinggi.

Terimakasih telah mengikuti artikel ini hingga selesai, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda tentang dunia seni.

Jangan lupa share ke teman-teman, saudara atau siapapun itu jika menurutmu artikel ini baik untuk dibaca.